Jurnalistika
Loading...

Sosok Tomy Winata: Profil hingga Gurita Bisnisnya

  • Arief Rahman

    26 Jul 2024 | 10:25 WIB

    Bagikan:

image

Profil Tomy Winata, pengusaha ternama di Indonesia. (Dok. MNC Media)

jurnalistika.id – Tomy Winata adalah seorang pengusaha berpengaruh di Indonesia. Dia juga dikenal sebagai salah satu konglomerat di Indonesia yang telah membangun bisnis di berbagai bidang.

Seperti apa sosok Tomy Winata? Berikut bakal diulas profil hingga jaringan bisnis sang pengusaha visioner di Indonesia.

Profil Tomy Winata

Tomy Winata lahir pada 23 Juli 1958 di Pontianak, Kalimantan Barat. Dikenal juga dengan nama Tionghoa Oe Suat Hong.

Tomy berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sejak usia dini, ia sudah harus bekerja keras untuk membantu keluarganya.

Pada tahun 1969, Tomy memulai pendidikan di Sekolah Menengah Pertama dan menyelesaikannya pada tahun 1972. Setelah lulus dia tidak lagi melanjutkan pendidikan, sehingga dirinya hanya seorang lulusan SMP.

Baca juga: Profil Deris Nagara, Pemuda Ciamis yang Jabat Ketua BEM di Columbia University

Ketika berusia 15 tahun, Tomy diperkenalkan kepada beberapa pejabat militer di Singkawang. Momen tersebut bisa dikatakan titik awal dirinya membangun karier maupun bisnis.

Pasalnya, setelah kenal dengan pejabat militer itu, dia diberikan proyek membangun kantor Koramil di Singkawang. Tomy juga dipercaya memegang penyaluran barang ke tangsi-tangsi tentara.

Mulai saat itu, Tomy mulai dikenal sebagai sosok yang handal dan dapat diandalkan. Sehingga dia sering menjadi orang yang dipercaya.

Perjalanan Karier hingga Punya Gurita Bisnis

Pada tahun 1988, Tomy bersama Yayasan Kartika Eka Paksi (Angkatan Darat) menyelamatkan Bank Propelat, yang awalnya dimiliki oleh Yayasan Siliwangi. Bank ini kemudian diubah namanya menjadi Bank Artha Graha dan dalam waktu 1,5 tahun berhasil bangkit kembali dari keterpurukan.

Setahun kemudian, pada tahun 1989, Tomy mendirikan PT Danayasa Arthatama, sebuah perusahaan yang kemudian berperan penting dalam pengembangan kawasan bisnis Sudirman Central Business District (SCBD) seluas 45 hektare di jantung Jakarta.

Proyek ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karir Tomy, menunjukkan visinya dalam mengembangkan infrastruktur kota.

Pada tahun 1998, ketika krisis ekonomi melanda Indonesia, Tomy sekali lagi menunjukkan kepiawaiannya dengan menyelamatkan Arta Pusara.

Kemudian diubah namanya menjadi Artha Pratama. Di masa-masa sulit ini, Tomy berhasil menjaga perusahaan tetap stabil dan bahkan berkembang.

Tomy Winata juga memiliki saham mayoritas di PT Jakarta International Hotels & Development Tbk. (JIHD), perusahaan yang didirikan pada November 1969 dan mulai beroperasi pada Maret 1974 dengan pembukaan Hotel Borobudur.

JIHD pertama kali melantai di bursa pada tahun 1984 dan menjadi salah satu dari 24 perusahaan pertama yang terdaftar di Indonesia.

Berdasarkan laporan porsi kepemilikan saham JIHD periode Juni 2023, Tomy Winata menggenggam sebanyak 306,24 juta saham atau 13,15% dari total saham beredar, menjadikannya salah satu pemegang saham mayoritas.

Dari semua jaringan bisnis milik Tomy Winata tersebut, masih ada beberapa perusahaan yang dibawahnya. Hal ini membuat posisinya kuat di bidang bisnis Indonesia.

Baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini

bisnis tomy winata

profil tomy winata

Tomy Winata


Populer

Potret Lautan Massa Aksi Penuhi Jalanan Depan Gedung Parlemen
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami