jurnalistika.id – Saat performa Manchester United yang sedang terseok-seok di awal musim ini, Scott McTominay justru bersinar terang bersama Napoli.
Gelandang asal Skotlandia itu telah menunjukkan performa impresif yang membuat banyak pihak meyakini bahwa Setan Merah mungkin menyesal melepasnya ke klub Italia tersebut.
McTominay resmi bergabung dengan Napoli di akhir bursa transfer musim panas lalu dengan mahar 30,5 juta Euro.
Sebelum kepindahannya, pemain berusia 27 tahun itu hanya mendapat kesempatan tampil tiga kali bersama Manchester United, itupun semuanya dari bangku cadangan.
Baca juga: La Liga: Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid Untungkan Barcelona
Awal kedatangannya di Napoli tidak langsung membuatnya menjadi pilihan utama Antonio Conte. Namun, perlahan tapi pasti, McTominay berhasil mendapatkan kepercayaan untuk mengisi lini tengah Napoli.
Debut manisnya diwarnai dengan gol pada kemenangan 5-0 atas Palermo di ajang Coppa Italia pekan lalu.
Tak berhenti di situ, ia juga mencatatkan asist dalam kemenangan 2-0 Napoli atas Monza di Serie A pada Senin (30/9) dini hari WIB. Ia memberi umpan matang kepada Khvicha Kvaratskhelia untuk mencetak gol kedua.
Kehadiran McTominay memberi tambahan variasi taktik bagi Conte. Meskipun lebih sering dimainkan sebagai gelandang bertahan di Manchester United, McTominay terbukti mampu bermain lebih maju.
Terlebih saat membela timnas Skotlandia. Conte pun mengakui bahwa fleksibilitas McTominay menjadi senjata penting bagi Napoli musim ini.
“Scott adalah pemain yang lengkap, serba bisa, yang dapat menjadi trequartista di belakang penyerang. Lalu menjadi mezzala dalam formas tiga gelandang, menjadi double pivot, atau bahkan melebar dalam formasi 5-4-1 dengan kebebasan untuk menyerang,” kata Conte dalam konferensi pers usai kemenangan melawan Monza, dikutip dari Football Italia.
Conte juga menambahkan bahwa formasi yang digunakan saat melawan Monza, yakni 4-3-3. Ini memberikan kebebasan bagi McTominay untuk menyerang dan bertahan, sesuatu yang kerap ia eksplorasi dengan baik.
Disorot Media Inggris
Sementara itu, di Inggris, kinerja McTominay di Serie A tidak luput dari perhatian. Pundit sepak bola, Robbie Savage, merasa keputusan Manchester United menjual McTominay adalah kesalahan besar.
Savage, yang pernah bermain sebanyak 346 kali di Premier League, mengungkapkan bahwa McTominay adalah pemain yang dibutuhkan MU untuk menopang Casemiro di lini tengah.
“Saya terkejut MU malah memilih Ugarte. Mainoo belum cukup matang untuk dipasangkan dengan Casemiro. McTominay bisa memberikan keseimbangan di lini tengah dengan kemampuan menyerangnya. Menjual Scott adalah keputusan yang disayangkan,” ujar Savage kepada BBC Radio 5 Live, usai kekalahan MU dari Tottenham Hotspur.
Kepergian McTominay dari Manchester United ke Napoli tampaknya menjadi berkah tersendiri bagi sang pemain. Kini ia menikmati peran penting di klub barunya.
Sementara itu, Setan Merah masih mencari solusi atas performa yang belum stabil di awal musim ini.
Baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini